Cerita Dewasa

DESI SEKRETARISKU YANG DOYAN NGENTOT dan TUGAS PELAJAR KEDOKTERAN

0
Please log in or register to do it.

Cerita Mesum Terkini – cerita bokep ini adalah cerita dewsa yang akan menceritakan pengalaman sexs pribadi dari seorang Bos salah satu perusahaan di kota yang tidak disebutkan, dia melakukan Sex disebuah Hotel Bintang 5 dengan sekretarisnya yang amat sangat Sexy,binal, dan doyan Sex banget . kita mulai yah cerita mesum ini..  Langsung aja yuk baca dan simak baik baik cerita dewasa ini. Apa kabar para pembaca ??? semoga baik-baik aja yah kabarnya..hhe. Sebelum saya memulai Kisah Sex saya, perkenalkan nama saya Andi ( nama samaran), umur saya sekitar 32 tahun, tinggi saya cukup proposional yaitu sekitar 173 cm, berat badan sekitar 70 kg cukup ideal lah kalau menurutku. Yaudah langsung aja Cerita Dewasa Terupdate saya.hhe , saya adalah seorang bos disuatu perusahaan swasta yang tidak perlu disebutkan dimana kota dan nama kantornya.  Pada hari itu, penampilan Sekretarisku yang bernama Desi berpenampilan lebih menarik dari biasanya, emang sih dia setiap haripun selalu terlihat menggairahkan, tapi hari ini lebih So WOW. Dia mengenakan blazer dan rok mini yang serba merah, sangat kontras dengan kulitnya yang putih dan mulus. Belum lagi lipsticknya yang merah senada dengan bibirnya yang mungil serta rambutnya yang agak pirang lurus terurai, membuat wajahnya yang jutek tapi menggemaskan itu makin nampak sensual, dijamin kalau para pembaca melihat sosok Sekretaris wanitaku ini nggk bakalan kuat nahan deh, yakin banget saya.hha. jangan ngiler dulu ya para pembaca. Singkat cerita aja nih, ketika itu dia kebelan lewat didepanku, dan saya,  “ Wuidihhhhhh…. Hari ini kamu kelihatan beda banget deh Des, lebih gimana gitu …

seger banget deh ah dilihatnya ..hhe…“ pujiku padanya.  “ Iya dong bos kan hari ini ulang tahunku,
jadi boleh dong tampil beda,? jawabnya sewaktu kupuji.  “ Ooo… hari kamu ulang tahun, asik nih… kalau
gitu pulang kantor nanti kita langsung makan-makan ya,? kataku lagi.  Tanpa menjawab diapun cuma mengangguk sembari
dengan senyum manisnya. Singkat cerita aja n ih pembaca,akhirnya tibalah saat
waktu pulang kantor, dan kami bergegas langsung menuju ke resto di sebuah hotel
Bintag 5. Seperti biasa kamipun mengobrol sambil menikmati makanan yang kami
pesan. Memang sih, hubunganku dengannya bukan hanya didalam lingkungan kerja
saja, aku dan Desi mempunyai hubungan pribadi yang sangat spesial hhe… bisa
dikatan Teman tapi gitu deh pokoknya. Aku sering ajak dia jalan, entah itu
nonton atau sekedar ke cafe. Dari cerita-ceritanya, aku jadi tahu juga bahwa
dia belum lama putus dengan cowoknya orang USA. Bahkan lebih jauh lagi, dia
memberitahukan aku tentang bahaea dia sering melakukan Making Love selama
pacaran dengan Pria USA itu, dan menurut dia gaya yang paling membuat dia puas
adalah bila dia melakukan Posisi Sex Doggie style. Entah kenapa dia begitu
terbuka padaku tentang privasinya. 
Singkat cerita selesailah kita makan, kemudian akupun membuat surprise
dengan memberinya hadiah menginap di hotel tersebut. Yang kebetulan hari itu
hari Jumat sehingga dia tidak usah memikirkan kerja esok harinya karena sabtu
dan minggu adalah hari libur. Kubertahukanlah hadiah menginap dihotel ini,
dan…  “ Wahhhhh… ini beneran Bos, makasih
bos ya kado ulang tahunya… ? bisiknya di telingaku sambil mengecup pipiku. 

Kemudian aku mengantarnya dia ke kamarnay yang berada dilantai atas dan melanjutkan ngobrol sambil minum wine dikamarnya.  “ Des, kamu mau minta mado apa lagi dari aku, mumpung aku belum pulang ? tanyaku.  ” Emmmm … minta pa yah… Oh iya aku minta 2 hal aja sama kamu bos, Pertama, Bos nggak usah pulang, dan yang kedua, Aku pengen gantian berperan menjadi bos malem ini aja, kan Bos biasa perintah aku, sekarang aku yang perintah Bos gantian ya !!! gimana Deal ?? pintanya dengan agak centil.  Sejenak aku terkaget mendengar permintaannya, dan baru kuingat cerita dia yang suka mendominasi pacarnya tadi. Karena dia berulang tahun hari ini dan aku jua sayang pada dia sembari penasaran juga, setelah terdiam sejenak aku langsung mengiyakan permintaanya.  “ Ok deh deal, kupenuhi permintaanmu bosku yang cantik, sekarang aku siap melakukan apa saja yang bos perintah, oh iya jangan panggil aku Bos lagi ya,? Ujar candaku padanya.  Layaknya Bos dan anak buahnya kamupun mulai bermain sandiwara. Dengan tetap duduk dan menyulut rokok, Desi mulai memerankan dirinya sebagai bos dengan wajah yang jutek dan itu pantas sekali diperankannya.  “ Oke Ndi kamu malam ini kamu menjadi anak buahku,kamu harus turuti semua perintah bosmu ini. Sekarang aku mau kamu lucuti seluruh pakaianmu sambil berdiri dihadapanku !!!! uajrnya padaku. Perintah Desi membuatku kaget setengah mati, akupun teriam sejenak, lalu,  “ Hahhhhh…. buka semuanya ini bos, Bos serius ini?? tanyaku lagi padanya,karena aku ragu.  “ Iyalah buka semunya !!! kenapa ??? kamu mau ngebantah perintah Bosmu ??? ujarnya padaku dengan profesional layaknya bos sungguhan.  “ I…ii… iya bos, saya siap menerima perintah bos, “ jawabku terbata-bata sembari berdiri pelan-pelan mulai melucuti satu persatu pakaianku mirip penari striptis.  Bersamaan dengan lepasnya pakaian terakhirku alias CD-ku, kulihat Desi menatap batang kemaluanku yang masih belum bangkit sambil mengepulkan asap rokoknya. Karena risih, kusilangkan kedua tanganku menutupinya. Namun tiba-tiba Desi beranjak dari tempat duduknya lalu mengambil ikat pinggang di celanaku.

Baca Juga Cerita Seks Panas : PACARKU DAN TUKANG OJEK dan TEMPAT PEMANDIAN

Tangannya kemudian menarik paksa kedua tanganku ke belakang
dan diikatnya dengan ikat pinggangku.  “
Nah gini dong nurut sama perintah bos, beginikanterlihat lebih okey, “ katanya
lagi sembari duduk kembali di sofa. 
Kemudian diapun menyilangkan kakinya yang ramping itu agak tinggi
sehingga rok mini merahnya makin naik ke atas. Spontan kelakianku mulai bangkit
perlahan-lahan melihat pemandangan indah pahanya yang putih mulus serta padat
berisi itu. Dan memang ini yang diharapkannya. 
“ Andi… cepat tunujukin seberapa besar Penis kamu pada Bos,!!!” katanya
lagi yang dilanjutkan dengan diluruskannya kakinya ke depan hingga ujung
sepatunya yang runcing menempel di batang kemaluanku.  Dengan posisiku yang masih berdiri dengan
tangan terikat, makin tak karuan perasaanku. Gesekan-gesekan ujung sepatunya di
kemaluanku membangkitkan sensasi tersendiri dan malah justru membuatku ingin
terus mengikuti permainannya. Sesekali diputar-putarnya sepatunya mengelilingi
batang kemaluaku yang makin mengeras sambil terkadang mempertontonkan keindahan
pahanya dengan membuka sedikit kaki satunya. Tiba-tiba, Desi menghentikan
kegiatannya dan menarik kakinya kembali. Dan mengatakan,  “ Kenapa wajah kamu seperti itu, Keenakan
kamu ya Ndi, sekarang berlutut didepanku !!! ujarnya padaku.  Semua perintah Desi yang diperintahkan
padakupun kuturuti tanpa membangkang sedikitpun, kemudian dia,  “ Heh kamu Andi, kamu harus berterima kasih
sama sepatu ini yang membuatmu keenakan, “ ujarnya lai padaku.  Tanpa memeberiku kesempatan untuk
menjawab,menjawab, Dia menyodorkanlah sepatu itu kearah mukaku, sembari dia
melepas sepatunya yang berhak tinggi itu, dan dia,  “ Cepetankamu berterima kasih dengan sama
sepatu ini dengan cara mencium sepatu ini !!!” perintahnya dengan tegas padaku.  Belum sempat aku mneghelak nafasku, lubang
sepatunya sudah menutupi hidung dan mulutku sehingga aku menghirup langsung
aroma khas di dalamnya yang makin membangkitkan nafsuku. Tangannya terus
menekan sepatunya ke mukaku dan tak membiarkan aku menghirup udara segar,
sementara aku tak berdaya dengan posisi berlutut dan tangan terikat.  “ Nihhhh…

Enakkan bau sepatu Bosmu ini ? kamu pasti lebih suka lagi
sama yang memakai sepatu ini deh? katanya sambil menarik sepatunya dari
mukaku.  Dengan cepat Desi diangkatnya
kaki kanannya lurus ke depan hingga kakinya hanya beberapa centi saja di depan
mukaku. Kutatap sejenak kakinya yang indah dan bersih itu. Jari-jarinya mungil
dan putih, kontras sekali dengan Kutexnya yang merah merona.  “ Andi… !!! cepetan..!!! tunggu apa lagi..?
buruan cium kakiku !!! printah tegasnya lagi padaku.  “ Ba… ba… baiik… baik Bos,? jawabku sambil
perlahan menundukkan kepalaku menghampiri kakinya.  Aku mulai mendaratkan bibirku di punggung
kakinya dan kugeser pelan dari atas ke bawah sambil merasakan kehalusan
kulitnya. Dari situ kugeser lagi bibirku ke samping kakinya hingga ke mata kaki
yang membuatnya menggelinjang kegelian. Desi nampak sangat menikmatinya sambil
terus mengepulkan asap rokoknya. Dinaikkannya sedikit kakinya agar aku bisa
menciumi telapak kakinya yang berlekuk indah itu. Desi makin kegelian dan mulai
merintih pelan waktu kucium sepanjang telapak kakinya yang beraroma khas, namun
justru makin membangkitkan nafsuku.  “
Ayo, jilatin kakiku, cepet julurkan lidahmu !!! perintahnya lagi yang langsung
kukerjakan dengan penuh nafsu.  Dari
jilatan panjang telapak kakinya, kuakhiri di bawah jari-jari kakinya yang
membuat Desi menggeliat dan menarik kakinya mundur.  “ Sekarang buka mulut kamu !!!!!
perintahnya.  Belum Sempat mulutku
terbuka semua, ujung kakinya didorongnya masuk sehingga jari-jari kakinya yang
mungil berada di mulutku sampai aku gelagepan. Tanpa menunggu perintahnya,
kumainkan lidahku disela-sela jarinya sambil sesekali menghisapnya. Kulihat
kepala Desi menengadah ke atas, tanda menahan geli yang sangat.  “ Sekarang emutin satu persatu jariku !!!
demikian liar pintanya.  Lalu sambil
kuhisap satu demi satu, diam-diam Desi membuka sepatu kaki kirinya dan langsung
mengarahkannya ke hidungku yang bebas, lalu menjepitkan jari-jarinya di situ.

Kini lengkap sudah kedua kakinya yang mungil itu terlayani
sekaligus. Satu di mulutku dan satunya di hidungku. Sementara itu, aku makin
bisa menikmati permainan yang penuh sensasi ini, bahkan makin penasaran
menunggu perintah selanjutnya. Kegiatan tadi cukup membuatnya berkeringat,
walaupun AC di kamar cukup dingin. Desi sekonyong-konyong menghentikan
permainannya dan berdiri meninggalkanku yang masih dalam posisi berlutut. Dari
kejauhan kulihat dia mulai melepas blazer dan bajunya sekaligus, sementara BH
dan rok mininya masih dibiarkan menempel. 
“ Andi, coba kamu kemari deh !!! teriaknya dari depan lemari kamar.  Aku kemudian menghampirinya dan berdiri di belakangnya.  “ Kamu lihat nggak badanku berkeringat, ayo
jilatin biar keringatku kering !!! perintahnya lagi,  Desi selalu memberi Perintah yang semakin
menggila dan membuatku kaget. Namun aku yang tak berdaya dengan tangan masih
terikat ini cuma bisa memenuhi permintaannya saja. Dari posisiku berdiri,
kembali batang kemaluanku berdenyut-denyut memandang kemulusan kulit tubuhnya
bagian atas yang putih bersih serta mengkilap karena keringatnya. Dan waktu
kutempelkan bibirku di bahunya, tercium aroma tubuhnya yang sangat merangsang
gairahku. Campuran antara parfum dan keringatnya ini membuatku tak langsung
menjilatinya, namun kugunakan hidung dan bibirku terlebih dahulu untuk
menghirup sepuas-puasnya keharuman tubuhnya. Desipun tak menolak, bahkan
menggeliatkan tubuhnya waktu ciumanku berpindah dari bahunya ke sepanjang
lehernya yang putih mulus. Tak kulewatkan gigitan-gigitan kecil di telinganya
sebelum Desi menyibakkan rambutnya dengan tangan kirinya memintaku turun ke
tengkuknya yang ditumbuhi bulu-bulu halus itu. 
Mulailah dari situ, lidahku mulai menari-nari dengan turus turun menyusuri
punggungnya yang mengkilap hingga ke atas rok mininya yang masih menempel
kencang. Wajahku lalu kugerakkan ke arah pinggangnya yang ramping, dan waktu
Desi menggeliat dengan kedua tangan ke atas, wajahku kugeserkan ke atas menuju
ketiaknya yang terbuka lebar. Desi makin menggelinjang waktu bibir dan hidungku
berputar-putar di ketiaknya yang putih bersih tanpa bulu itu, sampai-sampai
lengannya dirapatkan kembali hingga kepalaku terhimpit di situ.  “ Ssssshhgg… aaaaaah….

Mulai nakal kamu yah… Eummmmm… ohhh…,? desah Sylvi sambil menahan geli.  Tak banyak yang bisa kulakukan kecuali menghirup aromanya yang penuh sensualitas itu. Entah apa lagi yang akan dilakukannya. Desi melepaskan kepalaku tiba-tiba lalu berbalik dan menyuruhku kembali berlutut. Dengan gerakan refleks, tangannya masuk ke dalam rok mininya dan menarik celana dalamnya ke bawah. Begitu lepas, Desi langsung merenggangkan kakinya dan mengangkat sedikit demi sedikit rok mininya dengan kedua tangannya, hingga muncul pemandangan indah tepat di depan wajahku. Bagian bawah kemaluannya nampak mengintip di balik rok mininya yang tersingkap. Batang kemaluanku makin keras memandangnya, apalagi dibarengi dengan liukan-liukan erotis pinggulnya yang menggodaku.  “ Hayooo Kamu nglihatin Meki aku ya, pasti kamu ingin merasakannya kan??? Ayo, tunggu apa lagi, Jilatin sepuas kamu !!! katanya keras sambil menjambak rambutku dan menariknya ke dalam rok mininya.  Terbenamlah wajahku jadi di selangkangannya dengan posisi terus berlutut dan kedua tanganku yang masih terikat ke belakang. Mulailah bibir dan lidahku menjalankan tugasnya dengan melumat liang kemaluannya yang ternyata sudah basah sedari tadi. Aroma khasnya di situ makin membangkitkan nafsuku untuk memainkan lidahku dengan liar. dan membuat liukan-liukan Desi menjadi makin tak karuan menahan nikmat yang tiada tara. Kadang-kadang kakinya bergetar waktu bibirku menemukan clitorisnya dan mengemutnya lembut.  Merasa tak tahan lagi, Desi malah menaikkan kaki kirinya ke atas meja koper di sampingnya, sehingga praktis rok mininya tak menutupi apa-apa lagi. Liang kemaluannya makin terbuka lebar yang membuat lidahku makin leluasa menjilat dan mengemut segala sudutnya. Tangannya makin keras menjambak rambutku ikut mengatur gerakan-gerakan kepalaku di selangkangannya, sampai akhirnya dengan sekuat tenaga ditekannya dalam-dalam wajahku dibarengi dengan hentakan-hentakan pinggulnya yang hebat.  “ Ahhhh… Ssssshhh… aghhhhh…,? desahnya mulai terdengar. 

DESI SEKRETARISKU YANG DOYAN NGENTOT dan TUGAS PELAJAR KEDOKTERAN

Desah Desi menandakan bahwa dia telah mencapai puncak kenikmatannya. Kemudian kedua pahanya menghimpit keras kepalaku beberapa saat lamanya. Sementara itu wajahku pun tak bisa banyak bergerak dan hanya bisa menikmati hangatnya cairan yang membanjir dari liang kewanitaannya. Pelan-pelan himpitannya pahanya mengendur, lalu dia menyuruhku duduk di kursi tegak di depan meja rias. Desi tetap tak membuka ikatan tanganku, bahkan memindahkannya ke belakang kursi, sehingga posisiku mirip orang tahanan yang sedang diinterogasi. Bedanya aku dalam keadaan bugil total dengan batang kemaluanku yang berdiri tegak dan sulit turun, apalagi melihat di kaca rias, Desi mulai memerosotkan rok mini merahnya di sebelahku.  Lalu 10 menit kemudian Desi membuat kejutan lagi dengan segera duduk di meja rias depanku dengan posisi kaki mengangkang dan tangan menumpu ke belakang. Sengaja rupanya dia berbuat begitu agar aku makin tersiksa memandang segarnya kemaluan wanita muda ini serta keindahan tubuhnya tanpa bisa berbuat apa-apa, walaupun masih tersisa BH mini hitamnya yang membuat buah dadanya menyembul bak hendak keluar. Tetap masih dengan liukan-liukan erotisnya dengan wajahnya yang dingin penuh sensualitas menatapku, pelan-pelan kedua kakinya diturunkan sambil memajukan tubuhnya hingga kakinya terkangkang menghimpit pinggir kursi yang kududuki. Ingin rasanya segera kutusukkan batang kemaluanku yang tepat berada di bawah kemaluannya, namun Desi punya sensasi lain.  Mataku yang kini tepat di depan buah dadanya harus memandang gerakan tangannya yang perlahan ke belakang, membuka kaitan BH-nya dan melemparnya jauh. Kedua tangannya lalu dilepaskannya ke samping sambil lebih menegakkan badannya membiarkan mataku tak berkedip memandang kedua bukitnya yang tak begitu besar namun bulat padat dan mancung ke depan. Putingnya yang nampak menegang berwarna merah muda itu sangat kontras sekali dengan warna kulitnya yang putih mulus. Desi membuatku makin panas-dingin dengan gerakan tangannya kemudian yang memelintir-melintir sendiri putingnya sambil meliuk-liuk.  “ Kamu pasti mau inikan Ndi ??? ujar Desi menggodaku. 

Baca Juga Cerita Bokep hot : DISUNAT SUSTER NAKAL

“ Iya Bos.. aku mau banget… please kasih aku Bos,? pintaku
menyambung.  “ Ayo jilatin kalau kamu mau
!!!! perintahnya sambil tiba-tiba menyodorkan buah dadanya ke depan.  “ Srusup… Srusup… Srusup…? lidahku
menjilat-jilat putingnya dengan ganasnya bak makan buah simalakama.  Bersamaan dengan itu Desi menurunkan tubuh
mungilnya sehingga batang kemaluanku yang makin tegak mengeras terbenam ke
dalam lubang kemaluannya.  “ Ahhhhhh…. Sssshhhhgg…
Ahhhhh… , “ desah kami hampir bersamaan merasakan nikmat yang penuh sensasi
ini.  Tubuhnya bergoyang hebat seirama
dengan membabi butanya bibir dan mulutku menjelajah kedua bukitnya yang
berguncang-guncang bebas. Keringatnya yang deras di situ makin melicinkan
jalannya bibirku berpindah-pindah di kedua bukitnya.  “ Ndi, Ayo gigit payudaraku… dan isep sepuas
kamu !!! perintahnya lagi sambil meluruskan kedua tangannya berpegangan pada
ujung atas kursiku.  Gerakan pinggulnya
yang kadang berputar kadang naik-turun membuat batang kemaluanku bagai dikocok
dan terasa semakin licin menembus lubang kemaluannya dari bawah. Ketika
goyangannya makin cepat, kembali mendadak Desi menghentikan gerakannya dan
mengangkat tubuhnya buru-buru.  “
Stopppp… Aku mau ganti posisi lain Ndi,” katanya cepat sambil membuka ikatan
tanganku, lalu naik ke tempat tidur dengan posisi merangkak.  Pantatnya yang putih mulus menungging di
hadapanku membuatku berinisiatif menciumi bongkahan pantatnya bersamaan dengan
kubukanya kedua pahanya lebih lebar dengan tanganku yang sudah bebas. Desi tak
tahan, apalagi waktu kujilat panjang berulang-ulang di sepanjang belahan
pantatnya. “ Cepat masukkin Penis kamu, “ teriaknya yang menahan geli.  Segera kuhujamkan batang kemaluanku ke lubang
kemaluannya dari belakang. Desi meronta-ronta kenikmatan waktu gerakan
memompaku makin cepat, apalagi dibarengi kedua tanganku yang begerilya
meremas-remas buah dadanya di depan. Kembali Desi tak tahan, dan dia
menginginkan permainan ini diakhiri dengan posisi berhadapan. Tubuhnya membalik
dengan cepat dan menjepitkan kedua kakinya di pinggangku. Dengan cepat
kupompakan batang kemaluanku yang disambut kembali dengan goyangan pinggulnya
yang seksi. Desi lalu melepaskan jepitan kakinya dan menaruh ujung kakinya di
kedua bahuku.  “ Gunakan mulutmu.. ciumi
apa yang ada padaku !!! “ perintahnya sambil tersengal-sengal kenikmatan. 

“ Iya bos siap laksanakan,” jawabku lagi sambil meraih kedua
kakinya yang indah itu ke wajahku dan kujilat-kujilat dengan lahap telapak
kakinya.  Goyangan pinggulnya menjadi
semakin menggila mengikuti kegelian di kakinya. Sementara posisi batang
kemaluanku yang masuk tegak lurus ke liang kemaluannya membuatnya makin
mendekati klimaks. Benar saja, Desi melebarkan pahanya tiba-tiba dan menarik
tubuhku ke arahnya.  “ Ahhhh…. Ahhhhhh…
Lebih cepat Ndi… entot aku lebih cepat… sssshhhhgggg… ayo ndii…. Ssgghh …
ahhh…!!! “ perintahnya yang segera kuikuti dengan hujaman batang kemaluanku
yang makin dalam dan cepat dibarengi dengan mulutku yang kini mendarat di buah
dadanya kembali.  “ Ahhhh… enak Ndi …
ahh…. ahhhh.. “ teriak Desi bersamaan dengan tubuhnya yang melengkung ke atas
menandakan kenikmatan tiada tara.  Lalu
Desi yang mengetahui aku belum mencapai klimaks dia langsung meraih batang
kemaluanku dan mengocoknya Penisku dengan cepat menggunakan tangan
halusnya,lalu,  “ Ndi… Aku mau Sperma
kamu dikeluarkan dimulutku yaaa…!!! kata Silvy sambil membuka bibirnya yang
sensual itu tepat di depan batang kemaluanku. 
“ Sssshhggg … Ahhhhh… Iya bos iya, ahhhhh “ jawabku tersengal-sengal
menahan nikmat.  Kemudian berbarengan
dengan menyemburnya cairan dari ujung batang kemaluanku yang langsung memenuhi
mulut dan wajah Desi. Tak Cuma berhenti disitu saja. Desi kemudian
menjilat-jilat sisa cairan di sepanjang batang kemaluanku, memainkan lidahnya
di ujung kepalanya, dan diakhiri kuluman lembut dengan memasukkan dalam-dalam
batang kemaluanku ke mulutnya yang membuatku bagai terbang di awan. Setelah
telah kukeluarkan Spermaku di dalam mulutnya, lalu aku berkata pada Desi,  “ Des, Kamu jadi bosku terus aja yah, hhe… ?
kataku sambil mengecup bibirnya lembut setelah kami beristirahat.  “ Loh kog gitu emang kenapa Bos… ??? kamu
ketagihan ya Bos sama permainan tadi ??? kalo gitu ciumin lagi tubuhku sebelum
masa jabatanku berakhir, hahaha? uajarnya padaku yang kali ini agak manja dan
sedikit menggoda,  “ Saya terima printah
Bos dengan senang hati dan hati yang lapang, hha? jawabku sambil mulai
menjilati kembali tubuh bugilnya yang mulus dan menelentang pasrah itu tanpa
ada yang terlewatkan.

 Singkat cerita
kamupun terkulai lemas dan tertidur pulas. Kami tertidur pulas tanpa sehelai
benangpun. Dan selesailah permainan Peran Bos dan anak buah yang kami mainkan
di hari itu. Dipagi harinya kamipun mandi dan segera berkemas-kemas untuk
pulang kerumah masin-masing untuk meneruskan istirahat. Pada Hari Seninnya
kamipun kembali masuk kerja, pagi-pagi di kantor, kami bertemu saling memandang
sejenak lalu tertawa bersama.

TUGAS PELAJAR KEDOKTERAN

Pendidikan kedokteran sudah wajar jika blak-blakan bicara
mengenai masalah anggota-anggota tubuh yang tersembunyi. Seperti Kisah panas
berikut ini saat beberapa mahasiswi mendapat tugas yang sangat gila. Aku adalah
seorang mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di kota medan.sekarang duduk
di semester 7..Aku tinggal di daerah medan tuntungan.tinggi Aku 164 berat 60 kg
dan dapat digolongkan gemuk.Aku mempunyai tetangga namanya Putri seorang
mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di medan dia mengambil jurusan
kedokteran.  Sudahlah lupakan siapa Aku
dan Putri.ini peristiwa terjadi setahun yang Kemudian begini Kisahnya.pada hari
sabtu pukul 14;30 Aku berdiri di depan rumah Kemudian Aku dipanggil oleh
Putri  ”bang kemarilah”kata Putri  “ada apa Put”jawabku  “abang bisa bantu kami ” kata Putri  “bantu apa kalau bisa pasti aku bantu”jawabku
setelah itu aku diajak kedalam rumahnya dan didalam rumahnya talah ada dua
orang temannya Kemudian aku diperkenalkannya Ratih dan Ratna (samaran).  Kemudian kami berKisah dan bercanda kemudian
aku bertanya  “kalian mau minta bantu apa
nih”kataku begini bang kami dapat tugas dari dosen mata kuliah anatomi.tugas
ini sangat berat menurut kami ,kami harus mempelajari anatomi lawan jenis
kami”kata Putri sambil menyodorkan kertas yang berisi dafatar yang akan di
periksa.

Alangkah terkejutnya aku begitu aku baca isi daftar tersebut
adapun dafatar tersebut adalah tinggi berat panjang lengan panjang kaki ukuran
kemaluan ketika tegang dan mengambil air mani itu semua dilakukan dalam keadaan
telanjang.  “jadi aku mau kalian jadi kan
objeknya ya,maaf ya ini perkerjaan gila”kataku 
“tolonglah bang”kata Putri di ikuti dengan kawan nya memohon agar aku
bisa membantu pekerjaan mereka. 
‘pokoknya engggak“ kataku  ‘kami
kasih Rp 1 juta kaalu abang mau”kata Putri 
“berapapun kalian kasih aku tidak mau’kataku.dalam hati sebenarnya aku
mau dan aku terdiam sejenak dan sambil berpikiri  “ok aku mau tapi dengan syrat”kataku  ‘syaratnya apa bang”kata mereka dengan
semangat  “syaratnya ialah kalian
memeriksaku satu persatu dan dalam keadaan telanjang”kataku  “ah jangan lah bang,yang lain aja lah
syaratnya”kata Putri  “ini mungkin syarat
terakhir kalau kalian mau ok kita laksanakan ,kalau tidak ya tidak
jadi.syaratnya seperti tadi tapi kalian tidak usah telanjang tapi hanya pakai
celana dalam (celana dalam) saja,malu lah aku kalau aku telanjang kalian tidak
“kataku  kemudian mereka terdiam sejanak
dan berpikir dan entah apa yang dipikirkan mereka Kemudian  “oklah bang dari pada tugas kami tidak
selesai kami mau denngan syarat tersebut”kata Putri kemudian setelah selesia
negosiasi aku pun mandi kekamar mandinya dan masuk kekamar dengan hanya
mengunakan handuk,mereka bertiga masih diluar kamar dan berbincang-bincang
entah apa yang mereka bincang kan Kemudian masuk Putri kekamar dengan membawa
peralatan yang diperlukan.

Kemudian Putri melepaskan satu persatu bajunya dan hanya
celana dalam putih yang melekat di tubuh Putri yang putih dan mulus
tersebut.Kemudian didekatinya aku dan terlihat dengan jelas dua buah bukit
kenmbar yang besar(tinggi Putri 165 dan berat 60)dan ditengah tengahnya ada
putingg berwarna kecoklatan.  Kemudian
dilakukanlah tugasnya mengukur tubuhku dan yang paling menegangkan ialah ketika
mengukur kemaluanku yang menegang kulihat dengan jelas wajah Putri
kemerah-merahan ketika memegang kemaluanku.alangkah nikmatnya kemaluan ini
ketika dipegang Putri wow serasa melayang.kemudian saatnya pengambilan air mani
aku disuruh Putri untuk menelurkan air mani Kemudian kuusahakan lah melakukan
onani didepanya Kemudian serasa sulit.kemiudian 
“Put payah nih keluarnya tolong dong keluarin”kataku  “gimana aku bisa bantu’kata Putri  “tolonglah kamu kocok kan”kataku dengan berat
hati Kemudian Putri melakukan apa yang aku perintahkan.  sudah 3 menit tidak keluar juga itu air
mani.Kemudian aku cari lagi cara yang lain 
“Put kamu harus bantu dengan cara lain nih”kataku  “cara lain gimana”kata Putri  ‘kamu harus tidur telentang atau tengkurap
sama aja’kataku Kemudian Putri tidurlah dengan cara tengkurap.kemudian tubuh
indah itu aku tindih. kemaluanku tepat disela bokongnya yang woow tersebut
Kemudian aku tempel-tempelkan ketengah bokongtnya yang masih bercelana dalam
putih tersebut dan mendadak Putri membalikkan tubuhnya.wow ‘didepan mataku
tersaji payudara yang indah dan tubuhku telah menimpa tubuhnya kemaluanku tepat
diatas vagiannya yang masih terbalut celana dalam.  Kemudian kuturunkan tubuhku sedikit aku tidak
mau merusak perawan anak tetangga yang beda agama.jadi kemaluanku tepat dibawah
kemaluannya dan dijepit oleh dua paha mulusnya.woow dijepit pahanya aja begitu
nikmat gimana lagi kalau otot kemaluannya menjepit kemaluanku.bibirku menikmati
puting dan payudaranya yang indah.Putri mengerang kenikmatan  ”ahhhh…..ahhhh bang…….mendadak pusarku terasa
basah wehhh ternyata Putri mengalami klimaks. 
Kemudian kulanjutkan aksiku terhadap Putri dan akhinya  “Put aku mau keluar nih cepet Put”kataku
Kemudian aku mengangkat tubuhku dari tubuh Putri dan Putri mengambil tabung
yang telah steril dan  “cret….cret..’wow
aku akhirnya mengalami klimaks dan setelah itu Putri Kemudian mengenakan bajuya
kemnali dengan celana dalam yang masih basah oleh air maninya sendiri dan
dengan jelas terbayang kemaluan yang tebal tersebut terbaluti oleh celana
dalam.mungkin inilah pertama sekali aku melihat kemaluan perempuan dewasa
walaupun sedikit samar-samar.  setelah
Putri keluar dari kamar Kemudian masuk lah si Ratna.

dengan membawa peralatan seperti Putri tadi.kemudian dia melepaskan bajunya satu-persatu aku yang tengah terbaring memperhatikan dengan serius ketika dia melepaskan bajunya satu persatu Putri tidak cantik dan dapat dikatakan jeleklah tubuhnya agak kurus dan dadanya sepertinya turun tidak seperti Putri yang besar dan menantang.kemudian dia mendekatiku dan melakukan tugasnya seperti Putri tadi,ketika dia memeriksa tubuhku kuperhatikan wajahnya seperti tidak senang dan sedikit cemberut apa semua perempuan seperti ini sifatnya seperti ini dalam hati ku berkata.  Kemaluanku masih berdiri tetapi tidak setegang ketika diperiksa Putri mungkin perasaan senang dan tidak senang mempengaruhi kondisi Kemaluanku.Kemudian saatnya pengeluaran air mani sama seperi Putri tadi ku suruh dia mengocokkan Kemaluanku alamak ternyata dia tidak mau Kemudian aku ancam  “kalau kau tidak mau ya udah tidak usah aja aku kan tidak maksa kalian”kataku.eh ternyata dia mau dan dilakukannya lah eh dalam sekejap saja air maniku keluar.mungkin dapat dikatakan waktu yang dibutuhkan Putri untuk memeriksaku hanya 1/3 dari waktu yang dibutuhkan Putri.entahlah mungkin Kemaluanku sulit mungeluarkan pelurunya kalau melihat perempuan cantik kalau perempuan jelek dan sombong sebentar aja selesai.kemudian Ratna mengenakan bajunya kembali dan keluar.  Kemudian masuklah Ratih dengan senyum dan sambil menyapa  ”kini giliranku”katanya dengan semangat. mak ketika aku melihat perempuan seperti ini lihat semangatnya aja Kemaluanku langsung spot.Kemudian dilepaskannya bajunya satu persatu alamak indahnya tubuh perempuan ini dalam hatiku sambil menelan air liur tau tidak pembaca bagaimana ciri-ciri Ratih orangnya sedikit gemuk dan sintal dengan payudara mungkin tidak cocock untuk tubuh sepertinya payudaranya besarlah aku tidak tau ukurannya tapi besarlah dan putih walau wajahnya tidak cantik (seperti perempuan karo)tapi bokongnya mak bahenol kali dan aku bilang aja padat dan berisi.  dapat anda bayangkan gimanalah dengan rambut sebahu dan orangnya suka senyum walaupun aku baru kenal.

Baca Juga Cerita Bokep Seks : NGENTOT MURID DAN KEPALA SEKOLAH

Kemudian di lakukanlah tugasnya seperti temannya tadi ketika
masalah ukur-mungukur tubuh dan menimbnang aku turun dari ranjang setelah itu
saatnya pengeluaran air mani.aku tidur terlentang.lalau dia berkata  “gimana nih bang aku mau mengambil sample air
mani” aku menjawab ya terserahkamu lah gimana caranya.senjatku terus menegang
karena suasananya menyenangkan hatiku dan orangnya suka ketawa ketika
memeriksa.Kemudian Ratih duduk dipahaku woow terasa sekali daging empuknya menimpa
paha Kemudian Kemaluanku dikocoknya Kemudian dikulumnya alamak geli kali
rasanya.aku kira Ratih ini suka oral sek. 
setelah dikocok dan dikulumnya Kemudian Ratih berhenti dan mendadak
melepaskan celana dalam-nya wowwwwwww aku serasa tidak percaya melihat itu
benda dalam hatiku baru saekali ini aku memperhatikan dengan jelas yang namanya
‘barang setupuk”dengan sebuah daging kecil seperi kacang di medan itu di
sebut”klitoris”dan tiba tiba dia menempelkan kemaluannya di Kemaluanku.  tanpa pikir panjang Kemudian kubalikkan
posisi dia di bawah aku diatas Kemudian kukulum bibirnya mak dibalasnya dan
Kemaluanku kutekan-tekan kedalam senggamanya bibirku setelah mengulum bibirnya
beralih kegunung kembarnya aaaauuwww kenyalnya

 terus kunikmati itu bibir dan kemaluanku telah mulai masuk kedalam kemaluannya yang sempit sedikit demi sedikkit mulutku terus memikmati itu buah dada dan mendadak buah dada itu terasa mengeras tidak seperti tadi yang begitu lembut dan putingnya berkilat kecoklatan dan kemudian kedua kakinya mengapit kakiku dengan posisi aku di atas dan dia dibawah dan tanganya denga erat memeluk tubuhku  “bang..bang aku mau ….mau keluar “katanya  “sebentar aku juga mau keluar”jawabku ketika hampir puncaknya aku cabut itu senjata dari kemaluan dan Ratih langsung mengambil tabung dan menampung air maniku didalam tabung itu.setelah selesai Ratih bukanya mau keluar mak dia mencium bibrku dan terjadi lagilah persetubuhan tersebut hingga 3 kali dalam 45 menit.entah berapa banyak air maniku terbuang selama 1 jam setengah ketika diperiksa ketiga mahasiswi tersebut.  Demikianlah cerita bokep panas DESI SEKRETARISKU YANG DOYAN NGENTOT dan TUGAS PELAJAR KEDOKTERAN oleh cerita sex hot

Sumber Bacaan Lainya
Digital AI Gallery – AI-Generated Digital Artwork
KingBacol PRO – Website Khusus Dewasa
AgenMicat

KECANDUAN DENGAN PEJU YANG KELUAR DARI KEMALUAN ANAK ABG dan KISAH PANAS ANAK KOST BELAKANG
PACARKU DAN TUKANG OJEK dan TEMPAT PEMANDIAN

Your email address will not be published. Required fields are marked *